For advise call/text

+62853 8716 5556

Orangutan and Birds Tour

Sempur hujan sungai atau Black and Red Broadbill. Burung ini mudah dijumpai dalam perjalanan Orangutan Tour anda di Taman Nasional Tanjung Puting. Sebagian besar visitor yang mengunjungi Tanjung Puting ingin melihat Orangutan di habitat aslinya. Tetapi, dibalik semua harapan itu, biodiversity alam Kalimantan – Indonesian Borneo masih membuka peluang untuk dieksplorasi lebih dalam. Taruhlah Proboscis monkey atau Bekantan, monyet endemik yang hanya berada di Pulau Borneo ini pantas dijadikan highlight. Unik, cantik, dengan hidung panjang dan satu hal lagi, monyet ini hanya memakan daun dan bakal buah (baby fruit). Dengan houseboat dan tinggal menginap di dalam hutan, anda bisa menikmati keindahan alam kalimantan, wildlife, Orangutan dan satwa primata eksotis lainnya, serta birdlife. Tidak berlebihan jika menyebut Kalimantan sebagai surganya burung.

Pambadi  Guntur, begitu masyarakat Dayak menyebut burung yang mempunyai nama ilmiah Cymbirhynchus macrorhynchus ini.  Burung ini biasa membuat sarang di tepian sungai, dan seringkali terlihat asal-asalan dalam membangunnya. Warna tubuhnya cukup kontras dengan tiga warna yaitu merah tua, hitam dan putih. Sedikit garis kuning membuat burung ini berwarna mencolok. Tampangnya garang, paruhnya tebal dan kokoh berwarna biru tua dan warna kuning di paruh bagian bawah. Matanya jalang dengan iris berwarna biru. Kumis yang lebat seakan menambah kesan gagah dan sedikit kurang bersahabat. Betapa tidak, coba saja bandingkan komposisi dan penempatan warna yang cukup mencolok. Bagian kepala, punggung, tubuh bagaian atas hingga ujung ekor berwarna hitam gelap. Kemudian dari tenggorokan, dada, perut hingga sekitar cloaca berwarna merah gelap. Tetapi blok warna merah ini dipisahkan warna hitam yang menggantung seperti kalung dari leher sampai bagian bawah pelipis. Warna kaki kebiruan, tergapat garis berwarna putih pada sayap, serta garis kuning tipis pada bulu penutup sayap di daerah persendian metacarpal.

Anda tidak akan kesulitan menjumpai jenis burung ini di sepanjang sungai Sekonyer, sampai Sungai Sekonyer kanan, tepatnya disekitar Pondok Ambung hingga menuju Camp Leakey, Taman Nasional Tanjung Puting. Cukup familiar diantara para traveler yang memilih wisata orangutan dalam travel list nya. Burung ini akan beterbangan saat perahu mesin anda menyusuri sungai, menyusup diantara Pandanus dan vegetasi tepi sungai. Sepertinya burung ini memang banyak menghabiskan waktu disepanjang tepi sungai untuk berburu serangga dan bersarang diantara ranting-ranting yang rimbun. Jarang bersuara, dan kalaupun bersuara monoton saja. Jika anda tidak dalam kebisingan, tentu anda akan dengar kepakan sayap yang terdengar berat  saat burung ini terbang. Mungkin hal semacam inilah yang menyebabkan masyarakat Dayak menyebutnya sebagai Pambadi Guntur. Ada kesan segan, sangar dan kharismatik.

Secara taksonomi, Sempur hujan sungai diklasifikasikan sebagai berikut:

Phylum       : Chordata

Subhyhlum  : Vertebrata

Class            : Aves

Ordo            : Coraciiformes

Family         : Eurylaimidae

Genus          : Cymbirhynchus

Species        : Cymbirhynchus macrorhynchus

 

Burung pemakan serangga ini cukup elusive dan sering menghabiskan waktunya mencari makan di vegetasi semak. Menerobos vegetasi tepi  Sungai Sekonyer Kanan. Mengarungi sisa keliaran Kalimantan. Dan saya yakin benar, Pambadi Guntur paham jika dibawahnya, dingin keruh air Sekonyer, puluhan Tomistoma schlegelii  turut pula melengkapi ekosistem alam. Jika anda berkeinginan mencicipi pengalaman alam liar Kalimantan, Tanjung Puting layak anda tempatkan dalam travel list anda.  Orangutan Tour 3d2n cukup popular dipilih para wisatawan mancanegara. Melalui tour package ini anda akan diajak menyusuri sungai ditengah hutan menggunakan kelotok. Mengunjungi 3 orangutan feeding camp dan melihat upaya pelestarian orangutan yang dilakukan Orangutan Foundation International (OFI) dan NGO lainnya, serta upaya pelestarian habitat hutan oleh Friends of National Park Foundation (FNPF).

 

Leave a Comment

3 × 1 =